Assalamu'alaikum Wr. Wb.
WAQAF - INFAQ - SHODAKOH (Masjid Baiturrokhman Pojokan - Butuh Bantuan Dana untuk Kelanjutan / Penyempurnaan Renovasi)
Alhamdulillah, proses renovasi berjalan terus secara bertahap, dan saat ini ruang utama telah dalam proses pengerjaan tahap akhir. Menjelang bulang Ramadhan tahun 2018 ini Panitia bermaksud melakukan pemasangan plavon gypsum, pengecatan dan teralis jendela. Oleh karena itu kami memberi kesempatan kepada para Aghniya' , kaum Muslimin-(at) dan Masyarakat Umum untuk turut memberikan wakafnya berupa donasi-bantuan. Insya-Alloh semua amanah-bantuan-donasi Anda akan kami kelola untuk mewujudkan renovasi masjid kami.
Pekerjaan ini kami membutuhkan dana sekitar 28 juta, dan kami berharap Anda berkenan memberikan wakaf bantuan infaq-sodakoh dari HARTA TERBAIK Anda.
Wakaf/Bantuan dapat diberikan dengan cara transfer lewat rekening bank =
1) Bank BRI Cabang Sleman - No Rek : 0247-01-005438-53-5 - An. Maryanto (CP:082327942395)
2) Bank BRI Unit Tempel Sleman - No Rek : 3092-01-016393-53-2 An. Ristanto (CP:081931715465)
Kami juga menerima bantuan langsung berupa uang atau barang yang dapat langsung diberikan kepada panitia di lokasi - Masjid Baiturrokhman.
Laporan dan rekapitulasi bantuan Anda secara periodik akan kali sampaikan dalam web blog ini. Seberapapun besarnya bantuan-donasi Anda kami siap menerima, dan semoga bantuan - donasi Anda diterima dan dicatat sebagai AMAL JARIYAH, Jazakumulloh khoiron katsiron.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Untuk melihat gambar proses pekerjaan ini (renovasi 5), silahkan Klik .... ! Rencana Renovasi

Sabtu, 30 September 2017

Masjid Pojokan - Pengajian Menyambut Tahun Baru 1439 Hijrah

Masjid Baiturrokhman Pojokan Bejen Caturharjo Sleman DIY, yang sering disebut dengan Masjid Pojokan mengadakan pengajian umum dalam rangka menyambut tahun baru Hijrah 1439. Pengajian umum dilaksanakan pada hari Sabtu 30 September 2017, dengan dihadiri jamaah dan warga lingkup satu pedukuhan Bejen.

Bertindak sebagai penceramah (ustadz) adalah Bpk Drs.  Arif Mulyono, M. Hum, dari dusun Kemloko Caturharjo Sleman. Beliau adalah dosen dan pengelola Program Pasca Sarjana (PPS) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Paparan dan uraian yang ringan dan bahasa yang mudah dicerna membuat suasana pengajian nampak sangat mengena dan diterima dengan baik oleh para jamaah pengajian malam itu.

Diawali dengan uraian tentang pentingnya jamaah di masjid, namun pada umumnya kebanyakan terjadi adalah bahwa masjid kehilangan satu generasi, yaitu generasi tengah, generasi remaja (usia SMP/SMA). Hal ini ditandai tidak adanya (minim sekali) remaja yang sholat jamaah 5 waktu di masjid, begitu juga dengan kegiatan keislaman lainnya yang berbasis masjid. Ini adalah tanggung jawab kita semua, jamaah yang sepuh, yang senior dan takmir punya tanggung jawab untuk mengembalikan dan menarik kaum muda/remaja untuk bisa aktif kembali sholat jamaah dan memakmurkan masjid dalam bentuk kegiatan keislaman yang lainnya.

Itulah konsep dasar dari hijrah, bahwa hijrah bukan saja pindah secara tempat geografis, pindah lokasi atau tempat tinggal. Inti dari hijrah yang sebenarnya adalah merubah diri, sikap, pemikiran dan perilaku dari yang kurang baik ke yang lebih baik, meninggalkan segala hal yang buruk ke arah yang lebih baik. Inilah keutamaan masjid untuk selalu memperbaiki diri, sehari 5 kali. Masjid yang sudah megah ini harus bisa dioptimalkan untuk memperbaiki kualitas kehidupan beragama. Jadikan masjid sebagai wahana untuk menaikkan kualitas iman dan ilmu tentang keislaman.

Cerita penjual rujak es krim berobat ke dokter, yang mahal bukan obatnya atau bahan rujaknya,  tapi ilmunya. Tidak ada orang yang berilmu hidupnya keleleran, dan kesulitan dalam mencari penghidupan. Begitu pula dengan ilmu agama yang merupakan ilmu untuk kehidupan dari dunia hingga akhirat. Untuk itu wahana berbentuk kajian keislaman, pengajian anak-anak, pengajian remaja dan pengajian orang dewasa sangat baik untuk diadakan, dijaga dan dikembangkan. Jangan berfikir semua harus sama, sealiran, sepaham atau se-golongan. Intinya pengajian yang berbasis menuntut ilmu adalah mulia dan dimuliakan oleh Alloh dan didoakan oleh para malaikat dan seluruh mahluk di bumi. 

Dalam paparan lebih lanjut, dengan mengambil ibroh dari Sunan Kalijaga, bahwa Hijrah bukan hanya pindah tempat (misalnya kungkum di sungai), tapi pindah dan berubah dari pemikiran, perbuatan serta pengaruh yang negatif. Dalam ajaran Sunan Kalijaga yang dikenal molimo selama ini, sebenarnya adalah EMOH-LIMO = tidak mau melakukan yang lima perkara,
1. Emoh Main, artinya tidak mau main judi
2. Emoh Mabok, artinya tidak mau minum-minuman keras yang memabukkan.
3. Emoh Madat, artinya tidak mau mengisap candu atau ganja.
4. Emoh Maling, artinya tidak mau mencuri atau Kolusi.
5. Emoh Madon, artinya tidak mau main perempuan yang bukan isterinya (zina).

Demikian sedikit uraian yang dapat kami tuliskan, sangat mungkin ada yang terlewatkan, tercecer dan terlupakan. Untuk itu Kami mohon untuk dimaafkan, bahwa kesalahan itu semata-mata karena kekurangan kami. Terima kasih, semoga bermanfaat.

Jumat, 17 Februari 2017

Renovasi Tahap 4 - Butuh Bantuan Pintu Masjid, Inilah Gambar Kondisi Terbaru Januari 2017 - Progres 70 %

Alhamdulillah, renovasi Tahap 3 telah selesai, dan saat ini masih berlangsung terus penyempurnaan membuat kelengkapan untuk kepentingan peribadatan. Secara progress report saat ini renovasi masjid Baiturrohman telah mencapai target 70 %.

Progress Tahap 3 yang baru saja diselesaikan pada akhir Januari 2017 adalah telah diselesaikannya beberapa pekerjaan sebagai berikut :
  1. Pemasangan keramik lantai dan dinding untuk bagian ruang utama, keramik lantai menggunakan granit 60x60 cm dan dinding dengan keramik 60x30 cm. Keramik merupakan bantuan dari donatur dan warga sekitar.
  2. Pengerjaan variasi plengkung dan ornamen di ruang imaman, material utama variasi adalah bantuan dari pemilik variasi dan ornamen yang beralamat di Ganjuran Caturharjo Sleman.
  3. Pemasangan kaca jendela dan kaca boven. Semua kaca merupakan bantuan dari Bpk H Sigit yang merupakan Owner Toko Grosir Almunium dan Kaca untuk zona DIY dan Jateng, yang beralamat di wilayah Cebongan Sleman Yogyakarta
Progress selanjutnya adalah persiapan untuk pekerjaan tahap akhir (Tahap 4) yang berupa pemasangan pintu utama masjid, pemasangan keramik ruang serambi, plavond dan pengecatan. Untuk memulai pekerjaan tahap 4, dalam waktu dekat, panitia merencanakan program untuk pemasangan pintu utama yang berjumlah 10 lembar daun pintu. Dari hasil konsultasi dengan perusahaan meubelair untuk pembiayaan 10 daun pintu tersebut ditaksir membutuhkan dana sebesar 25 juta rupiah, dengan spesifikasi sebagai berikut ;
  1. Kayu jati standar Perhutani
  2. Ukuran 210 x 70 cm, jumlah 5 pasang
  3. Rangka jati, isi panil jati dan kaca.
Untuk mendukung program donasi ini, salah satu donatur telah memasang iklan di akun Facebook milik beliau, demikian bunyi iklan tersebut ...
Alloh menyediakan banyak pintu surga dan Alloh juga menyediakan banyak amal untuk ke surga....salah satunya, Allah menjanjikan membangunkan rumah di surga bagi yang ikut membangun masjid walau hanya dengan satu batu bata...
Masjid Baiturrahman di desa Pojokan, Caturhajo, Sleman telah rampung lk 70%,,saat ini yg mendesak kebutuhan 5 pasang daun pintu dgn anggaran 20 juta....monggo siapa ingin membangun rumah di surga, mumpung hari Jum'ah, semoga Allaoh membalas dengan pahala berlimpah...jazakallah khoirul jaza
Bagi yang berminat untuk membantu untuk memberikan donasi pada no rekening yang ada di header atas, semoga menjadi amal jariyah yang tiada habis-habisnya.

Inilah kondisi masjid terkini, semoga bisa menambah kemantapan hati ...




Selamat menjalankan aktifitas, semoga senantiasa dilimpahi rahmat, taufik dan hidayah dari Alloh SWT, amin ya robbal 'alamin.